12 Mei 2011

sebaiknya jngn kau katakan krna itu sngt menyakitkan

02 Maret 2009

kisahku...

sekali lagi dan kini ku hanya bisa menjaga perasaan hatiku tuk tidak terlalu cinta kepada dirimu. sebab bila ku terlalu cinta kepadamu , aku sudah memprediksikan bahwa mencitaimu terlalu dalam bisa membunuh diriku secara perlahan lahan ....

memang ku akui ku masih sayang padamu....
biarlah hatiuku ini tersiksa oleh sikapmu....
birarlah perasaanku ini ku lukiskan dalam mimpiku..
biarlah rasa tuk memilikimu ku simpan dalam cerita tidurku...
biarlah semua deritaku ku tanggung sampai kau tahu isi hatiku

kini ku jalani semua .....

lanjtuan sepercik harapan 4

kini ku makin mengerti siapa dirimu..
kini ku makin paham semua sikapmu..
kini ku makin tahu semua sifatmu....
dan kini ku makin sadar siapa diriku....

tapi, kenapa, kenapa dan kenapa kau selalu memposisikan aku sebagai kekasihmu...

pernah saat ku bercerita sesuatu tentang diriku kepada temanmu, dan kau mendengarnya kau selalu merasa kau kecewa, sebut saja kau cemburu. padahal aku tak bermaksud...dan lagian pun aku pun juga tak da rasa dengan temanmu...

tapi kenapa kenapa... kau berbuat serta bersikap itu padaku.
tahukah kau sikap mu yang seperti itu sangat mempengaruhi hatikku untk membuka hatiku menerima datangnya cinta....
karena mu....

argh,,,,, kenapa kenapa kau selalu mempermainkan hatiku........

lanjutan sepercik harapan 3

setelah sekian lama , ternyata kau putus juga dengannya....

hm.... pi itu sedikit membuatku senang.....
tetap saja ku masih menjaga hatiku tuk tak jatuh cinta lagi kepadamu..

pershabatan pun berlanjut.. dan ku semakin kenal siapa dirimu...
kau mungkin juga begitu...

tapi, , , , ,

pernah da suatu kisah dimana kau sangat membenci diriku.
sedangkan aku sendiri tidak tahu masalahnya...

kau membenci diriku, dan yang kurasakan saat itu adalah rasa benci yang hanya untuk pacar, bukan sahabat.
tpi,,, kenapa rasa benci terhadap pacar , kau imbaskan kepada diriku... padahal aku kan sahabatmu...


pernyataan mu yang selalu setengah setengah pun selalu membuat diriku bingung.
pernah kau bilang padaku bahwa kau mendengar sesuatu yang buruk tentang diriku... dari temanmu.

tapi , kenapa tak kau ceritakan , kenapa hanya setengah saja, kenapa selalu setengah setengah ,,,
malah yang ada kau membenciku seolah rasa benci itu penghianatan seorang kekasih..

sekali lagi aku kan bukan kekasihmu...
ku akui aku memang bukanlah manusia sempurna yang tak lepas dari kesalahan serta dosa.
ku hanyalah manusia biasa ...

tapi, tapi,, kenapa kau selalu memposisikan aku sebagai kekasihmu...
sekali lagi, bila ku salah tolong ceritakan kesalahanku itu padaku, agar aku bisa memperbaikinya hingga tak terulang kembali.

tapi tetap saja hanya setengah yang ku dengar darimu,.,.,

01 Maret 2009

lanjutan sepercik harapan 2.

kini.. hariku tlah kembali sedikit normal. hatiku tlah menerima bila kau bersanding degannnya...
mungkin dengan dirinya kau bisa bahagia....
dan melihatmu bahagia, ku pun juga bahagia...

jujur saja walaupun semua perkataan ku " kalau aku ingin melupakan mu" tetap aku tak bisa,
mungkin kau memang cinta sejatiku.. dan biarlah rasa ini tak perlu kau tahu... sebab jikalau kau tahu, ku takut tak bisa melihat dirimu, tak bisa bertatapan dengan mu lagi, serta tak bisa dengar tawamu... karna bila kau tahu aku mencintaiumu , mungkin kau akan menjauh dariku....


lanjutan sepercik harapan 1.

kini semua celoteh canda tawamu, sifat manjamu, serta keluguanmu tlah kubuang jauh dari diriku...
segala sesuatu yang mengingatkan diriku akan dirimu selalu ku buang jauh jauh . ku tak mau berhubungan dengan mu lagi... ku tak mau melihat dirimu,,, kenapa kenapa ada orang seperti dirimu...

lalu apa maksud dari semua sikapmu , sifatmu, keluguan mu , serta senyum mu yang pernah kau berikan padaku..??? semua itu kalau diartikan umumnya ialah membuka dirimu kembali untuk diriku...

tapi,,, akhhhh..... sadar kah kau bahwa tanpa sepengetahuan mu, semua sikapmu , semua gayamu telah membuat seseorang berharap pada dirimu....

kini ku sadar, dan kini ku pun mulai mengerti siapa dirimu.....
ku coba tuk bertahan tuk tetap menjadi sahabatmu , meski hati ini sakit....

ku coba buang perasaanku padamu saat itu...
yang kini hadir dalam pikiranku adalah ku hanya ingin menjadi sahabatmu.

sepecik harapan1

kini semuanya telah berjalan , kembali saat ku mengenal dirimu....
semua celoteh serta canda tawamu kini tlah terdengar kembali.
semua sifat manjamu kini hadir kembali...
semua sifat kekanak kanakanmu kini tlah menghiasi hariku kembali...

hingga pada akhirnya ku buat kesimpulan bahwa kau membuka hatimu kembali untuk diriku...
saat malam itu ku datang kerumahmu
saat itu pun kau sngt perfect tak seperti biasa....
saat itu pun juga ku berpikir bahwa kau memang membuka dirimu kembali untuk dirku.

namun hatiku masih ragu , hingga kuputuskan untuk menunggu apakah kau benar benar membuka hatimu kembali..

saat itu kau meminta ku tuk di buatkan fs.. dengan senang hati ku turuti kemaumanmu....

esoknya ku terperanjat kaku..
diam, serta cemburu. sebab saat ku coba melihat fs mu, ternyata kau telah bersanding dengan seseorang yang tak ku kenal....

kini pupus sudah harapan ku... hancur hatiku tuk kedua kalinya saat itu...
ingin rasanya ku memaki diriku sendiri , kenapa aku bisa mencintaimu....!!!